DEWI TARA (TARA GODDESS)


16 September 2015

Tara konon dikisahkan adalah seorang gadis yang terlahir dari sekuntum bunga utpala yang tumbuh di genangan air mata Avalokiteshvara yang menangis sedih setelah melihat neraka kembali penuh dalam waktu sekejap setelah dikosongkan. Di lain cerita, pada banyak kalpa sebelumnya beliau adalah seorang putri raja yang bernama Jnanachandra yang mempunyai devosi yang sangat dalam terhadap Tiga Mestika dan pernah diramalkan oleh Tathagata Dundubhisvara bahwa putri Jnanachandra sampai mencapai pencerahan-Nya dengan tubuh perempuan bernama Tara.

Tara beremanasi ke berbagai wujud demi membawa manfaat ke semua mahkluk, salah satu contohnya adalah Dewi Sri, atau Dewi Padi yang dipuja di tanah Nusantara, yang membawa berkah panen berlimpah. Bukti-bukti peninggalan sejarahnya bisa kita lihat di Candi Muara Takus dan Candi Kalasan.

Di antara semua perwujudan-Nya, Tara mempunyai 21 perwujudan yang terkenal dan mempunyai tugas-Nya masing-masing seperti halnya Tara yang bertindak untuk memberi kekuatan, mengatasi perang, ilmu hitam, meredam bencana alam, gangguan setan dan hewan buas, dll. Dan yang paling terkenal adalah Tara Putih yang merupakan salah satu dari perwujudan 21 Tara, yakni spesialis di bidang penyembuhan dan panjang umur, dan Tara Hijau yang merupakan tubuh utama yang mewujudkan 21 perwujudan-Nya.

Di berbagai kisah pertolongan Dewi Tara, beliau sangat cepat dan tangkas dalam menanggapi setiap doa, bahkan hanya dengan mengingat kebajikan dan menyebutkan nama beliau.

Selain tangkas dan cepat dalam menanggapi doa dan permohonan, Dewi Tara juga aktif dalam membantu kita untuk meminimalisir rintangan yang ditempuh oleh kita dalam mempraktekkan Dharma.

Sebenarnya ada 1 hal yang perlu diingat kembali, bahwa semua bergantung pada karma kita. Terkadang suatu doa tidak langsung terwujud, semua akan tiba pada saatnya. Seperti halnya kisah di India dulu ada seorang petani miskin yang setiap hari melafalkan mantra dan mengingat Tara siang dan malam tak henti-hentinya. Sampai suatu hari dia mendapatkan mimpi bahwa dewi Tara menginstruksikan dia untuk melakukan perjalanan ke sebelah timur, ketika dia bangun dia melakukannya dan karena kelelahan, petani miskin itu tidur di bawah pohon. Ketika terbangun oleh suara lonceng, petani itu melihat ada seekor kuda berwarna hijau yang berhiaskan perhiasan emas dan permata sedang menggali di tanah lalu pergi dan menghilang. Merasa bahwa itu adalah tanda-tanda berkah dari Dewi Tara, petani miskin itu menggali tempat itu dan menemukan 2 periuk tanah besar yang salah satunya berisi koin emas, dan lainnya berisi koin perak, setelahnya standar hidup petani itu berubah drastis.

Adalah hal yang sangat baik bila kita selalu melafalkan mantra beliau dimanapun dan kapanpun, berikut mantra Dewi Tara:

"Om Tare Tuttare Ture Svaha"

Persembahkanlah dan percayakanlah setiap detik kehidupan kita kepada Dewi Tara yang membawa manfaat kepada kita dan semua mahkluk yang tak terhingga. Percayalah bahwa praktek ini bila dilakukan dengan penuh keyakinan maka praktik ini akan membawa kita ke jalan pencerahan.



Baca juga
  » 30 Mei 2016
TARA BHAISAJYARAJA (Tara Pengobatan)
Mantra Tara Pengobatan

  » 9 Agustus 2015
URBAN FARMING & RESTO O-JAMUR
Jl. Brigjen Katamso 270 Waru, SIDOARJO

  » 7 Agustus 2015
KLENTENG TAY KAK SIE
Jl. Gang Lombok 62 Pecinan - SEMARANG

  » 6 Agustus 2015
KLENTENG POO AN BIO
Jl. Karangturi VII/15 - LASEM

  » 5 Juli 2015
SENDANG TIRTAKAMANDANU
Ds. Menang, Kec. Pagu - KEDIRI

  » 5 Juli 2015
KLENTENG GIE YONG BIO
Jl. Babagan 7 - LASEM

  » 26 Juni 2015
KLENTENG SAM POO KONG
Jl. Simongan Raya 129 - SEMARANG

  » 26 Juni 2015
KLENTENG ENG AN KIONG
Jl. RE. Martadinata 1 - MALANG

  » 22 Juni 2015
KLENTENG CU AN KIONG
Jl. Dasun 19 - LASEM